bulan ramdhan telah pun memasuki hari yang ke-17...begitu cepat waktu berlalu..berputar lincah kedepan tanpa menoleh jarakku dibelakang..jauh aku ketinggalan..lemas dalam pengurusan diri..mentarbiyyah fizikal dan rohani ini untuk menjadi muslimah yang sejati..bukan senang..tidak lenang..banyak perlu dikorbankan..banyak hendak dilontarkan..namun apakan daya..aku hanya insan biasa..hendak kulontar tidak, bermaya..hendak kusimbah kering dihati tiada embun pagi yang sudi..
MENANTI @ MENCARI?
tinggal 3 malam lagi untuk kita mencari malam gemilang..LAILATULQADAR..persoalannya..MENANTI @ MENCARI? mengapa ambang kemerdekaan disambut meriah? lailatulqadar tidak? mengapa sambutan tahun baru digembar gemburkan sedangkan Nuzul Al-Quran tiada khabar membawa berita..seoalh lengang..dimana hilangnya cara hidup kita yang sebenar??
ramai yang menanti untuk mendapat lailatulqadar tapi berapa orang yang mencari malam itu?? pepatah melayu sendiri ada merakam..rezeki tidak akan datang bergolek..lalu apa tindakan kita? masih terus berdiam diri agar diberi keajaiban oleh Allah untuk bertemu malam penuh istimewa itu?
tidakk..
kita harus mencari..kerana keberkatan pertemuan itu akan lebih terasa jika ia adalah hasil usaha kita sendiri.jika Allah bagi percuma, adakah kita akan menghargai?seperti juga jika ingin memiliki sesuatu barang..sudah tentu kita akan lebih menghargai barang yang kita dapat menggunakan duit sendiri, bukan?
sukar?payah?
itu bukan alasan..sebagai seorang muslim yang berjiwa kental, pencarian lailatulqadar perlu dijadikan inisiatif untuk kita lebih meningkatkan amalan-amalan sunat seperti qiamullail..jika sebelum ini anda hanya mampu qiam sekali sebulanatau sekali seminggu, mengapa tidak di 10 malam terakhir ramdhan ini?idak kah anda berasa rugi jika terlepas walau 1 malam pun..mungkin malam yang anda terlepas itu adalah malam yang dinanti-nanti..?na'uzubillah..moga kita tidak termasuk dalam golongan orang2 yang rugi..
selaras dengan fitrah ciptaan manusia, selayaknya kita sebagai hamba yang krdil kepada Pemilik Seluruh Alam ini diuji sesuai dengan keimanan dan kesanggupan kita..
firman Allah telah dirakamkan dalam Al-Quran melalui surah AL-MU'MINUUN: 62 , yang membawa maksud:-
Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.
lalu timbul pula persoalan mengapa manusia perlu diuji?tidak cukup lagikah dengan hanya menurut perintah Allah..?
Allah menjawab persoalan ini dalam kitab-Nya melalui surah AL-ANKABUT: 2, yang membawa maksud;-
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
shabat pembaca yang dikasihi sekalian..
masih beratkah hati kita untuk mengimani Allah SWT? terlalu banyak kekuasannya yang telah ditunujukkan tapi manusia sendiri masih gagal dalam memahami apa yang disampaikan? apakah anda menganggap cptaan Allah itu adalah sia2? tidak!!!
tidak Allah ciptakan sesuatu itu dengan sia..Allah MAHA MENGETAHUI apa yang tidak kamu ketahui..
sekali lagi Allah berfirman dalam surah AT-TAGHAABUN: 4
Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati
apa masih ada keraguan di hati kita tentang kekuasaan Allah?
apa masih beratkah kita untuk mengejar dan mencari LAILATULQADAR?
FIKIR-FIKIRKAN TEMAN..
nyawa kita entah sampai bila..
berkempatankan untuk bertemu ramadhan yang akan datang?
masih sihatkah untuk menyambut ramdhan tahun depan?
masih lapangkah untuk mencari masa diwaktu malam untuk bermunajat menghadap Illahi?
akhirulkalam..semoga perkongsian ini mampu menerbit satu sentuhan jiwa yang bisa mengubah persepsi anda..elakkan kontroversi..tingkatkan kualiti diri..salam ramadhan~~~
Tiada ulasan:
Catat Ulasan